kembali, lagi

 

please-come-back

Empat bulan kurang sehari, si tangan tak berbicara di sini. Ia terlalu ragu untuk mulai merangkai kata. Bukan si otak yang tak ada ide, ia cukup cerdas, bisa menemukan sesuatu untuk direkam dan ingin dituangkan. Namun, si hati dan si tangan selalu ragu dan dengan bangga berkata, “simpan aja dulu idenya, ntar kalau ‘tugas utamanya’ udah beres, tulis-menulis di sini ‘akan’ mengalir deras.”

Itu katanya, nyatanya sangat berbeda jauh. Keseringannya, si “tugas utama” tersangkut dan bahkan menemui jalan buntu. Harapan “akan” si hati dan si tangan nampaknya juga buntu. Akhirnya si hati gelisah dan si tangan gatal. Mereka memutuskan untuk mulai berbicara di sini, lagi.

Semoga keputusan mereka tak goyah dan ekspresi jiwa bisa tersalurkan🙂

 

Tagged: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s