Ceritaku

back_to_school_banner
Hai, lama tak bersua. Sudah berusaha, selalu lupa. Kehidupan yang dijalani sekarang lebih berwarna karena setiap hari bertemu anak-anak dengan kepolosannya. Menjadi pengajar awalnya bukan pilihan. Aku berusaha menghindar, tapi ‘nyangkut’ di sini juga. Sejak kuliah memang senang berbagi ilmu dan harapannya dulu bisa menjadi pengajar profesional. Sebelum terjun ke dunia pendidikan, ada keinginan untuk mencicipi pekerjaan di perusahaan. Tapi, nasib berkata lain, haha.

Awalnya aku bimbang, tapi sekarang aku nikmati. Apalagi waktu tahun pertama mengajar, sangat kacau. Aku bukan lulusan dari pendidikan. Jadi, aku mengajar bermodal pengalaman. Sekolah tempatku mengajar bukan punya pemerintah, mereka memiliki kurikulum, prosedur dan aturan sendiri. Kaget pastinya, apalagi ditempatkan di kota yang belum pernah aku injak sebelumnya. Proses adaptasi masih berlanjut sampai sekarang khususnya untuk tempat tinggal. Banyak hal yang harus diadaptasi, mulai dari cuaca, lingkungan sosial, harga bahan pokok, hiburan dan lain-lain. Syukurlah, sampai sekarang masih bisa bertahan.

Kalau di sekolah, aku memegang satu kelas dan mengajar beberapa mata pelajaran. Aku harus belajar dulu, meski itu pelajaran sekolah dasar, menurutku, tetap harus dipersiapkan dengan baik. Bukan hanya itu, aku harus menghias kelas semenarik mungkin supaya anak-anak betah belajar. Dengan sekuat tenaga, aku menggunakan kemampuan dekorasiku yang pas-pasan. Aku sangat bersyukur selalu dibantu oleh teman-teman pengajar yang sudah bekerja di sini lebih dahulu. Mereka selalu punya waktu untuk ditanya.

Hari pertama mengajar sangat kacau, menurutku. Aku belum hafal prosedur dan aturan untuk siswa, belum mengenal karakter anaknya dan masih banyak lagi yang membuat aku lumayan panik. Belum lagi, aku masih numpang di ruangan orang karena gedung baru belum jadi. Ya, begitulah. Tetapi, aku tetap bersyukur dan hatiku senang saat mengerjakannya.

Ceritanya lanjut nanti ya, ada rapat nih😉

Tagged: , , , , , ,

2 thoughts on “Ceritaku

  1. Dr. Kim October 14, 2015 at 3:31 pm Reply

    Sister Tina,

    It was really heart moving testimony. It shows that you received the word of God in John 2:1-11. You reminds me of the obedient servants around Jesus. They obeyed Jesus’ words overcoming negative thoughts in their bottom of hearts. And the results are so good to them. The participation in Jesus’ work was a real great experience to them. They could meet the Messiah who could change water into wine.
    Tina has joined out Bible study diligently and your sincerity reminds me of the servants. I believe you’ll experience a miracle or two receiving the words of God with us.

    I appreciate your being with us in Bandung, too.
    We love you so much, Tina.
    See you next Wednesday again

    Dr. Kim

  2. hyas_tina November 11, 2015 at 9:29 am Reply

    Dear Dr. Kim,
    Thank you for your comment. Just pray for me so I can be faithful like you and Dr. Lee.
    I think you comment the wrong page, hehe. But, it’s okay :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s